Situs Berita Restoran Jepang Terbaik

sugoibraintree

Bulan: Oktober 2025

Resep Sop Konro Khas Makassar yang Enak dan Menggugah Selera

Resep Sop Konro Khas Makassar yang Enak dan Menggugah Selera

Kalau bicara soal kuliner Makassar, bukan cuma coto atau pallubasa yang wajib dicoba. Ada satu lagi hidangan yang nggak kalah menggoda, yaitu sop konro khas Makassar. Hidangan ini terkenal dengan cita rasa rempah yang kuat, kuahnya yang gelap dan gurih, serta potongan iga sapi yang empuk dan lembut banget di lidah.

Sop konro bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari budaya masyarakat Sulawesi Selatan. Biasanya di sajikan saat acara keluarga besar, pesta adat, atau sekadar makan malam spesial di rumah. Di Makassar sendiri, ada dua versi populer: sop konro kuah bening dan konro bakar yang di sajikan dengan saus kuah konro kental berwarna hitam pekat.

Asal Usul Sop Konro: Dari Dapur Bugis-Makassar

Sop konro pertama kali muncul dari kebiasaan masyarakat Bugis-Makassar yang suka mengolah daging sapi dengan bumbu-bumbu khas Nusantara. Penggunaan kluwek (buah hitam yang juga di pakai dalam rawon Jawa Timur) memberi warna gelap pada kuah sekaligus rasa gurih yang khas.

Bumbu yang di gunakan biasanya terdiri dari rempah lengkap seperti ketumbar, jintan, kayu manis, cengkeh, dan pala. Campuran ini memberikan aroma harum yang khas dan rasa yang dalam sesuatu yang sulit di tandingi oleh sop biasa. Karena itulah, sop konro selalu berhasil bikin siapa pun yang mencicipinya jatuh cinta pada suapan pertama.

Bahan-Bahan Sop Konro Khas Makassar

Sebelum mulai memasak, pastikan kamu menyiapkan semua bahan dengan lengkap. Inilah bahan-bahan yang di butuhkan untuk membuat satu panci sop konro yang gurih dan nikmat:

Bahan Utama:

  • 1 kg iga sapi (bisa ditambah sedikit daging sandung lamur bila suka)

  • 2 liter air untuk merebus

  • 2 lembar daun salam

  • 2 batang serai, memarkan

  • 3 cm lengkuas, memarkan

  • 2 batang daun bawang, iris kasar

  • 2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 10 siung bawang merah

  • 6 siung bawang putih

  • 4 butir kemiri, sangrai

  • 1 sdt ketumbar, sangrai

  • ½ sdt jintan

  • ½ sdt lada

  • 3 butir cengkeh

  • 1 ruas kunyit, bakar sebentar

  • 1 ruas jahe

  • 2 cm kayu manis

  • 1 buah kluwek, ambil isinya (rendam dengan air panas kalau keras)

  • Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya

Pelengkap:

  • Bawang goreng

  • Jeruk nipis

  • Sambal konro (atau sambal rawit biasa)

  • Ketupat atau nasi putih hangat

Cara Membuat Sop Konro Khas Makassar

1. Rebus Daging dan Iga Sapi

Langkah pertama adalah merebus iga sapi hingga empuk. Gunakan air secukupnya dan tambahkan daun salam, lengkuas, serta serai agar aromanya keluar. Rebus sekitar 1,5–2 jam dengan api kecil sampai dagingnya empuk dan kaldunya keluar. Kalau mau lebih cepat, kamu bisa pakai panci presto selama 30 menit.

2. Tumis Bumbu Halus

Sambil menunggu rebusan iga, tumis bumbu halus dengan sedikit minyak sampai harum dan matang. Pastikan bumbu benar-benar matang agar kuah nanti tidak langu. Tumis sekitar 7–10 menit sampai warnanya agak gelap dan mengeluarkan minyak.

3. Masukkan Bumbu ke Dalam Rebusan

Tuangkan bumbu yang sudah di tumis ke dalam panci berisi iga dan kaldunya. Aduk rata dan biarkan mendidih kembali. Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Masak dengan api kecil agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging.

4. Koreksi Rasa dan Sajikan

Cicipi kuahnya. Kalau sudah pas, kamu bisa matikan api dan siapkan mangkuk saji. Tuang sop konro bersama potongan iga sapi yang besar dan empuk, lalu taburi bawang goreng serta daun bawang di atasnya. Sajikan bersama jeruk nipis dan sambal biar makin mantap!

Tips Agar Sop Konro Semakin Nikmat

  • Gunakan iga sapi segar agar rasa kaldunya kuat dan tidak amis.

  • Kluwek yang bagus memberi warna hitam alami dan aroma khas. Pilih yang tidak pahit.

  • Rebus dengan api kecil lama-lama, karena proses ini bikin daging lebih empuk dan bumbu lebih meresap.

  • Tambahkan sedikit santan kalau ingin versi yang lebih gurih dan kental.

  • Kalau suka pedas, kamu bisa tambahkan cabe rawit saat menumis bumbu.

Rahasia Cita Rasa Sop Konro yang Menggugah Selera

Yang membuat sop konro berbeda dari sop biasa adalah perpaduan antara rasa gurih, pedas, dan rempah yang kompleks. Setiap sendokannya menghadirkan kelezatan yang kaya dan dalam. Wangi kayu manis dan cengkeh memberikan sensasi hangat, sementara kluwek memberi kedalaman rasa yang khas dan sedikit pahit tapi nikmat.

Bagi yang pernah menyantap langsung di Makassar, pasti tahu betapa kuatnya karakter rasa masakan ini. Sop konro bisa di bilang “mewakili” jiwa kuliner Bugis-Makassar: berani bumbu, kaya rasa, dan sangat menggugah selera.

Sop Konro Bakar: Versi Modern yang Nggak Kalah Populer

Selain versi berkuah, ada juga varian lain yang nggak kalah terkenal, yaitu konro bakar. Iga sapi di rebus terlebih dahulu hingga empuk, lalu di bakar sebentar di atas bara api sambil dioles bumbu konro yang kental dan manis gurih.

Biasanya disajikan dengan kuah konro kental sebagai cocolan. Teksturnya sedikit garing di luar tapi lembut di dalam benar-benar kombinasi sempurna untuk pecinta daging!

Sop Konro, Hidangan yang Selalu Dirindukan

Buat kamu yang pernah berkunjung ke Makassar, pasti tahu rasanya susah move on dari sop konro. Aroma rempahnya yang khas, kuah hitamnya yang gurih, dan potongan iganya yang lembut bikin siapa pun pengin nambah lagi dan lagi.

Menariknya, resep ini kini bisa kamu buat sendiri di rumah tanpa harus jauh-jauh ke Sulawesi. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah yang cukup sederhana, kamu bisa menghadirkan cita rasa khas Makassar di meja makan keluarga.

Sop konro bukan cuma makanan, tapi juga pengalaman rasa yang istimewa. Setiap suapan mengingatkan kita pada kekayaan rempah Indonesia dan tradisi kuliner yang sudah turun-temurun. Saat udara sedang dingin atau kamu ingin sajian hangat penuh cita rasa, semangkuk sop konro buatan sendiri pasti bisa jadi pilihan yang sempurna.

Baca Juga:
List 6 Makanan Khas Sulawesi yang Harus Kamu Coba, Dijamin Ketagihan!

List 6 Makanan Khas Sulawesi yang Harus Kamu Coba, Dijamin Ketagihan!

List 6 Makanan Khas Sulawesi yang Harus Kamu Coba, Dijamin Ketagihan!

Sulawesi bukan cuma terkenal karena keindahan laut dan budayanya yang kaya, tapi juga karena kulinernya yang menggoda. Dari ujung utara sampai selatan, setiap daerah di pulau ini punya makanan khas dengan cita rasa kuat, rempah yang berani, dan cara masak yang unik. Buat kamu pecinta kuliner Nusantara, makanan khas Sulawesi wajib banget masuk dalam daftar “must try” kamu.

Nah, berikut ini enam makanan khas Sulawesi yang di jamin bikin kamu ketagihan dan pengin nambah terus!

1. Coto Makassar : Ikon Kelezatan dari Tanah Daeng

Kalau bicara kuliner Sulawesi, nama Coto Makassar pasti langsung muncul di kepala. Makanan legendaris ini berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, dan sudah jadi simbol kuliner daerah tersebut.

Coto Makassar terbuat dari daging sapi (kadang juga jeroan) yang di masak dalam kuah rempah dan kacang tanah sangrai. Rasanya gurih, pekat, dan aromanya khas banget. Kuahnya berwarna cokelat keruh, tanda bahwa rempah dan bumbu sudah meresap sempurna.

Biasanya, Coto Makassar di sajikan dengan burasa atau ketupat, bukan nasi. Kombinasi kuah gurih dan tekstur lembut ketupatnya benar-benar bikin nagih. Jangan lupa tambahkan perasan jeruk nipis dan sambal khasnya biar rasanya makin mantap!

2. Sop Konro : Sajian Daging Iga yang Super Gurih

Masih dari Makassar, ada Sop Konro, makanan berbahan dasar iga sapi yang di masak dengan rempah-rempah khas Indonesia seperti kluwek, ketumbar, jintan, dan pala. Kuahnya berwarna hitam pekat, hasil dari penggunaan kluwek, tapi rasanya… luar biasa!

Setiap suapan dagingnya lembut, gurih, dan benar-benar meresap. Ada dua versi Sop Konro yang terkenal: versi berkuah dan versi bakar (Konro Bakar). Kalau kamu suka rasa yang lebih smokey dan sedikit manis pedas, Konro Bakar wajib di coba.

Baca Juga:
Resep Sop Konro Khas Makassar yang Enak dan Menggugah Selera

Menikmati Sop Konro paling pas saat masih panas, di temani nasi putih dan segelas es teh manis. Dijamin, kamu bakal jatuh cinta pada gigitan pertama!

3. Kapurung : Perpaduan Asam, Gurih, dan Segar dari Luwu

Beranjak ke bagian utara Sulawesi Selatan, ada makanan unik bernama Kapurung. Hidangan ini berasal dari Luwu dan Palopo, dan merupakan perpaduan sempurna antara kuah asam segar dengan bahan-bahan sehat seperti sayuran, ikan, dan sagu.

Kapurung dibuat dari adonan sagu yang diseduh air panas, kemudian di bentuk bulat-bulat kecil. Kuahnya terbuat dari ikan tongkol atau ikan lainnya, di campur dengan sayuran seperti bayam, jagung muda, dan kacang panjang.

Rasanya unik banget: asam segar dari perasan jeruk, gurih dari ikan, dan tekstur kenyal dari sagu membuat Kapurung jadi makanan yang nggak cuma enak tapi juga menyehatkan. Cocok banget buat kamu yang suka makanan berkuah ringan dan segar.

4. Panada : Kudapan Lezat Khas Manado

Dari Sulawesi Utara, ada camilan yang mirip pastel tapi punya cita rasa khas: Panada. Bentuknya setengah lingkaran dengan kulit yang terbuat dari adonan roti lembut. Bedanya dengan pastel, isian Panada menggunakan ikan cakalang suwir pedas yang di masak dengan bumbu rica khas Manado.

Begitu digigit, kamu bakal ngerasain kombinasi rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang bikin nagih. Panada biasanya di goreng sampai kecokelatan dan renyah di luar, tapi tetap lembut di dalam.

Kue ini cocok banget buat teman minum kopi atau teh sore hari. Buat yang suka makanan pedas, Panada wajib masuk daftar camilan favoritmu!

5. Tinutuan : Bubur Manado yang Sehat dan Mengenyangkan

Masih dari Sulawesi Utara, ada makanan legendaris lainnya yaitu Tinutuan, atau yang lebih di kenal dengan sebutan Bubur Manado. Ini bukan bubur ayam biasa, karena Tinutuan sama sekali nggak pakai daging.

Isinya berupa campuran beras, labu kuning, jagung, singkong, dan berbagai sayuran hijau seperti bayam dan kangkung. Warna kuningnya berasal dari labu yang dimasak hingga lembut, menghasilkan rasa manis alami yang menenangkan.

Biasanya, Tinutuan disajikan dengan sambal roa (sambal ikan asap khas Manado) dan perkedel jagung. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan segarnya sayur bikin sarapan kamu jadi lebih berenergi dan bergizi.

Kalau kamu lagi cari makanan sehat tapi tetap lezat, Tinutuan jawabannya.

6. Kaledo : Sup Tulang Khas Palu yang Melegenda

Dari Sulawesi Tengah, kita punya Kaledo, singkatan dari Kaki Lembu Donggala. Makanan khas Sulawesi ini sekilas mirip sop buntut, tapi dengan kuah yang lebih bening dan cita rasa asam gurih.

Daging dan tulang sapi direbus lama hingga empuk, lalu disajikan dengan kuah kaldu yang diberi perasan jeruk nipis dan cabai rawit. Rasanya segar dan sedikit pedas, cocok buat kamu yang suka makanan berkuah dengan cita rasa kuat.

Uniknya, Kaledo biasanya disajikan dengan tulang besar lengkap dengan sumsum di dalamnya. Biasanya kamu akan diberi sedotan untuk mengisap sumsum yang gurih dan lembut itu — pengalaman makan yang seru banget!

Sulawesi, Surga Kuliner yang Wajib Dieksplor

Sulawesi memang kaya akan budaya dan tradisi, dan hal itu juga tercermin dari kulinernya. Dari Coto Makassar yang penuh rempah sampai Panada yang menggoda, setiap hidangan punya cerita dan cita rasa yang bikin siapa pun jatuh cinta.

Buat kamu yang suka berpetualang lewat rasa, makanan-makanan khas Sulawesi ini wajib banget di coba. Selain bikin kenyang, mereka juga akan memperkenalkan kamu pada kekayaan kuliner Nusantara yang luar biasa.

Street Food Unik

8 Street Food Unik dari Berbagai Daerah di Indonesia

Pesona Street Food Indonesia yang Tak Ada Habisnya

Kalau ngomongin soal kuliner Indonesia, rasanya nggak akan pernah ada habisnya. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah punya cita rasa khas yang bikin siapa pun jatuh cinta. Salah satu daya tarik kuliner Nusantara adalah street food, alias jajanan pinggir jalan yang sering kali justru lebih menggoda daripada makanan di restoran mewah.

Yang bikin menarik, setiap kota punya street food unik dengan bahan, cara penyajian, bahkan sejarahnya sendiri. Ada yang sederhana tapi legendaris, ada pula yang tampil modern dengan sentuhan kekinian. Nah, kali ini kita bakal bahas delapan street food unik dari berbagai daerah di Indonesia yang wajib kamu masukin ke daftar kulineran berikutnya!

1. Kue Pancong — Gurih dan Lumer dari Jakarta

Pertama, ada kue pancong, salah satu jajanan legendaris khas Betawi. Bentuknya mirip kue pukis, tapi rasanya lebih gurih karena terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan kelapa parut. Saat digigit, kue ini terasa lembut dengan aroma santan yang khas.

Biasanya, kue pancong di sajikan dengan taburan gula di atasnya, tapi sekarang banyak varian modern seperti kue pancong cokelat, keju, atau bahkan matcha. Kalau kamu jalan-jalan ke Jakarta, jangan lupa mampir ke penjual kue pancong di pinggir jalan—harumnya aja udah bikin ngiler!

2. Cilok Bandung — Si Bulat Kenyal yang Melegenda

Dari Jakarta, kita geser sedikit ke Bandung, kota yang di kenal dengan kreativitas kulinernya. Cilok (aci dicolok) adalah salah satu street food paling populer di sana. Terbuat dari tepung tapioka yang dibentuk bulat dan di rebus, cilok punya tekstur kenyal dengan rasa gurih yang khas.

Biasanya di sajikan dengan saus kacang pedas atau kecap manis, cilok ini cocok banget buat kamu yang suka camilan simpel tapi nagih. Sekarang, bahkan ada varian cilok isi ayam, keju, dan daging yang bikin jajanan ini naik kelas tanpa kehilangan keasliannya.

3. Sate Klathak — Street Food Unik dari Yogyakarta

Kalau biasanya sate di bakar pakai tusuk bambu, beda halnya dengan sate klathak khas Yogyakarta. Sate ini unik karena menggunakan jeruji besi sebagai tusuknya! Bukan cuma itu, daging kambingnya dibumbui sederhana—hanya dengan garam dan sedikit merica—tapi rasanya luar biasa gurih.

Proses pembakaran di atas bara api membuat dagingnya empuk dan juicy. Biasanya, sate klathak di sajikan bersama nasi dan kuah gulai yang gurih pedas. Street food ini bisa kamu temukan dengan mudah di daerah Pleret, Bantul, dan sudah jadi ikon kuliner malam Jogja.

4. Pentol Malang — Street Food dengan Seribu Varian

Dari Jawa Tengah kita ke Jawa Timur, tepatnya Malang, kota yang d ikenal dengan udaranya yang sejuk dan kuliner jalanannya yang melimpah. Salah satu yang paling terkenal adalah pentol, atau versi lokal dari bakso tanpa kuah.

Yang bikin pentol khas Malang ini unik adalah variasinya yang beragam—ada pentol urat, pentol halus, pentol pedas, bahkan pentol isi cabai! Biasanya di sajikan dengan saus tomat, saus pedas, dan kecap manis, menciptakan perpaduan rasa gurih dan pedas yang sempurna. Nggak heran kalau pentol sering jadi teman setia saat nongkrong sore.

Baca Juga: 7 Tren Kuliner Internasional yang Bisa Dicoba di Rumah

5. Lumpia Semarang — Renyah di Luar, Lembut di Dalam

Siapa yang belum kenal lumpia Semarang? Jajanan satu ini udah jadi ikon kuliner kota tersebut. Lumpia terbuat dari kulit tipis yang diisi rebung, telur, dan ayam atau udang, lalu di goreng hingga kecokelatan.

Yang membuatnya spesial adalah aroma khas dari rebung dan bumbunya yang gurih manis. Street food ini cocok banget dinikmati dengan saus kental dan potongan cabai rawit. Meskipun banyak dijual di toko oleh-oleh, versi kaki lima-nya tetap jadi favorit karena rasanya lebih autentik.

6. Pisang Epe — Manis Legit Khas Makassar

Beralih ke Sulawesi Selatan, ada pisang epe, jajanan khas Makassar yang wajib di coba kalau kamu berkunjung ke Pantai Losari. Pisang epe dibuat dari pisang kepok yang di bakar, lalu di tekan hingga pipih, dan disiram saus gula merah cair yang manis legit.

Sekarang, banyak variasi modern seperti pisang epe keju, cokelat, hingga durian. Namun, cita rasa tradisionalnya tetap tak tergantikan. Nikmatin pisang epe sambil menikmati sunset di Losari, di jamin jadi momen yang susah di lupain.

7. Papeda — Street Food Unik dari Papua

Dari ujung timur Indonesia, ada papeda, makanan khas Papua yang punya tekstur super unik. Terbuat dari sagu yang di masak hingga mengental, papeda biasanya di makan dengan kuah ikan kuning yang gurih. Teksturnya kenyal dan lembut seperti lem, tapi rasanya ringan dan menenangkan.

Buat sebagian orang, papeda mungkin terasa asing, tapi justru itulah daya tariknya. Makanan ini bukan hanya simbol kearifan lokal, tapi juga bukti betapa beragamnya cita rasa kuliner Nusantara.

8. Seblak — Street Food Pedas dari Bandung yang Mendunia

Kembali ke Bandung, siapa sih yang nggak kenal seblak? Jajanan berbahan dasar kerupuk rebus ini sempat viral dan kini sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Dengan cita rasa pedas gurih yang khas, seblak punya banyak variasi, mulai dari seblak original hingga seblak seafood, makaroni, dan mi.

Yang menarik, seblak bukan cuma soal rasa pedas, tapi juga cara penyajiannya yang unik. Bumbu kencur dan cabai yang di tumis bersama telur menciptakan aroma khas yang bikin ngiler bahkan sebelum di sajikan.

Tren Kuliner Internasional

7 Tren Kuliner Internasional yang Bisa Dicoba di Rumah

Mengapa Tren Kuliner Internasional Semakin Populer

Dunia kuliner terus berkembang dengan cepat, dan tren dari berbagai negara kini mudah di akses. Bagi pecinta masak di rumah, mengikuti tren kuliner internasional bukan hanya soal mencoba resep baru, tapi juga memahami budaya makanan dari berbagai belahan dunia. Tren ini memberi kesempatan untuk menghadirkan cita rasa global di dapur sendiri, sekaligus menambah kreativitas dan variasi menu harian. Beberapa tren juga mengutamakan bahan sehat dan teknik memasak modern yang membuat pengalaman memasak semakin menyenangkan.

1. Street Food Style di Rumah

Street food dari berbagai negara kini bisa di hadirkan di dapur sendiri. Tren ini menekankan pada cita rasa autentik dengan penyajian praktis. Contohnya, taco Meksiko, takoyaki Jepang, atau bánh mì Vietnam bisa di buat dengan bahan lokal yang mudah di dapat. Tren kuliner internasional ini memungkinkan siapa saja mencoba pengalaman makan jalanan di rumah tanpa harus pergi ke luar negeri.

2. Fusion Food yang Kreatif

Fusion food menggabungkan dua atau lebih masakan dari negara berbeda dalam satu hidangan. Misalnya, sushi burrito yang mengombinasikan kuliner Jepang dan Meksiko atau pizza dengan topping lokal ala Italia-Indonesia. Tren ini termasuk dalam tren kuliner internasional karena mengedepankan inovasi rasa dan penampilan yang menarik. Memasak fusion food di rumah memberi ruang bagi kreativitas dan eksperimen kuliner.

3. Plant-Based dan Vegan Global

Semakin banyak orang tertarik dengan makanan sehat dan ramah lingkungan. Tren plant-based dan vegan dari berbagai negara kini populer, mulai dari burger berbahan kacang hingga pasta vegan Italia. Dengan mencoba tren ini, kamu bisa menghadirkan makanan sehat dan lezat di rumah sekaligus mengikuti tren kuliner internasional yang ramah lingkungan. Banyak resep juga menekankan bahan lokal dan teknik sederhana sehingga cocok untuk pemula.

4. Dessert dan Pastry Internasional

Hidangan penutup dari luar negeri kini menjadi favorit di rumah. Dari macarons Prancis, tiramisu Italia, hingga mochi Jepang, tren kuliner internasional ini menghadirkan manisnya dessert global. Memasak dessert internasional tidak hanya menyenangkan tetapi juga meningkatkan keterampilan baking dan dekorasi. Banyak resep yang bisa di sesuaikan dengan bahan lokal agar lebih mudah di coba.

Baca Juga: Resep Gulai Ikan Patin Rumahan, Salah Satu Hidangan Terbaik Warung Makan Padang!

5. Fermentasi dan Probiotik Global

Makanan fermentasi semakin populer berkat manfaat kesehatannya. Kimchi Korea, kombucha, dan miso Jepang kini mudah di coba di rumah. Tren ini termasuk tren kuliner internasional karena membawa teknik tradisional dari berbagai negara ke dapur pribadi. Selain menambah cita rasa unik, fermentasi juga mendukung pola makan sehat.

6. Masakan One-Pot dari Berbagai Negara

Masakan one-pot memudahkan persiapan dan mengurangi waktu memasak. Contohnya, paella Spanyol, ramen Jepang, dan curry India bisa di coba di rumah dengan bahan yang tersedia. Tren ini bagian dari tren kuliner internasional karena menggabungkan efisiensi dan cita rasa autentik. Hidangan one-pot cocok untuk keluarga atau saat ingin menikmati makanan lengkap tanpa repot.

7. Minuman dan Mocktail Internasional

Tidak hanya makanan, minuman dari berbagai negara juga menjadi tren di rumah. Bubble tea Taiwan, kopi dalgona Korea, hingga mocktail tropis kini bisa dibuat sendiri. Mengikuti tren makanan internasional dalam minuman memberi pengalaman berbeda dan menyenangkan untuk percobaan di dapur, baik untuk di nikmati sendiri maupun saat berkumpul dengan teman.

Resep Gulai Ikan Patin Rumahan, Salah Satu Hidangan Terbaik Warung Makan Padang!

Resep Gulai Ikan Patin Rumahan, Salah Satu Hidangan Terbaik Warung Makan Padang!

Gulai ikan patin merupakan salah satu hidangan khas Padang yang punya cita rasa khas dan menggoda. Kalau kamu suka makan di warung makan Padang, pasti nggak asing lagi dengan gulai ikan patin yang kaya rempah dan gurih ini. Nah, kali ini saya mau berbagi resep gulai ikan patin rumahan yang gampang di buat tapi rasa tetap juara! Cocok banget buat kamu yang pengen masak menu spesial tanpa ribet.

Kenapa Gulai Ikan Patin Jadi Favorit?

Ikan patin memang punya daging yang lembut dan agak berminyak, cocok banget di masak gulai karena bisa menyerap bumbu dengan sempurna. Gulai sendiri adalah masakan berkuah santan yang di padukan dengan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan cabai. Saat di masak dengan ikan patin, kuah gulainya jadi kaya rasa dan bikin nagih.

Di warung makan Padang, gulai ikan patin selalu jadi primadona karena selain enak, juga menyehatkan karena banyak menggunakan bahan alami. Biasanya gulai ini di sajikan dengan nasi hangat dan sambal lado yang pedas, makin mantap!

Bahan-bahan yang Dibutuhkan

Sebelum mulai memasak, siapkan dulu bahan-bahan berikut supaya prosesnya lancar:

  • 1 ekor ikan patin ukuran sedang, potong menjadi beberapa bagian

  • 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa

  • 2 batang serai, memarkan

  • 3 lembar daun jeruk

  • 2 lembar daun kunyit, sobek-sobek

  • 1 ruas lengkuas, memarkan

  • Minyak untuk menumis

  • Garam dan gula secukupnya

  • Air secukupnya

Bumbu Halus

  • 6 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 5 buah cabai merah keriting (atau sesuai selera pedas)

  • 2 cm kunyit

  • 2 cm jahe

  • 1 sdt ketumbar bubuk

  • 1/2 sdt merica bubuk

Cara Membuat Gulai Ikan Patin Rumahan

Berikut langkah-langkah membuat gulai ikan patin yang mudah dan anti gagal:

1. Bersihkan Ikan Patin

Pertama-tama, cuci bersih potongan ikan patin dengan air mengalir. Kalau suka, bisa beri sedikit jeruk nipis atau garam untuk menghilangkan bau amis ikan. Diamkan sebentar, lalu tiriskan.

2. Tumis Bumbu Halus

Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun kunyit, dan lengkuas hingga harum dan berubah warna. Ini penting supaya rempahnya keluar dan kuah gulai nanti jadi wangi banget.

3. Masukkan Santan dan Air

Tuang santan ke dalam tumisan bumbu, tambahkan air secukupnya supaya kuah tidak terlalu kental. Aduk rata dan masak dengan api sedang agar santan tidak pecah. Masukkan garam dan gula sebagai penyedap rasa.

4. Masak Ikan Patin

Setelah kuah mendidih, masukkan potongan ikan patin ke dalam kuah. Masak dengan api kecil sampai ikan matang dan bumbu meresap, sekitar 15-20 menit. Jangan di aduk terlalu sering supaya ikan tidak hancur.

5. Koreksi Rasa dan Sajikan

Cicipi kuah gulai, kalau kurang asin atau kurang manis bisa di tambahkan sesuai selera. Setelah rasa pas, angkat dan sajikan gulai ikan patin selagi hangat dengan nasi putih dan sambal lado.

Tips Membuat Gulai Ikan Patin yang Lezat dan Gurih

  • Pakai santan segar dari kelapa agar rasa gulai lebih mantap dan gurih alami.

  • Jangan masak ikan terlalu lama supaya dagingnya tetap lembut dan tidak hancur.

  • Gunakan ikan patin segar dan berkualitas supaya aroma amis tidak mengganggu.

  • Tambahkan daun kunyit dan serai untuk menambah aroma khas gulai Padang yang autentik.

  • Kalau suka pedas, bisa tambahkan cabai rawit atau sambal lado saat penyajian.

Variasi Gulai Ikan Patin yang Bisa Dicoba

Selain resep dasar di atas, kamu juga bisa bereksperimen dengan beberapa variasi gulai ikan patin di rumah, misalnya:

  • Gulai Ikan Patin Asam Pedas: Tambahkan asam kandis atau asam gelugur supaya kuah gulai terasa segar dan sedikit asam.

  • Gulai Ikan Patin dengan Nangka Muda: Campurkan potongan nangka muda ke kuah gulai untuk tekstur lebih beragam dan rasa makin enak.

  • Gulai Ikan Patin Santan Kental: Tambah santan agar kuah lebih kental dan kaya rasa, cocok untuk yang suka gulai pekat.

Masing-masing variasi ini tetap mengandalkan bumbu rempah khas Padang yang kaya dan sedap.

Mengapa Harus Coba Masak Gulai Ikan Patin di Rumah?

Masak gulai ikan patin sendiri di rumah punya banyak keuntungan, selain bisa mengatur rasa sesuai selera, kamu juga tahu pasti bahan-bahan yang di gunakan. Jadi, lebih sehat dan aman terutama buat keluarga. Apalagi gulai ikan patin ini sangat cocok di santap kapan saja, baik untuk makan siang atau makan malam. Baca juga 6 Makanan Enak Khas Sumatera Terbaik Favorit Seluruh Orang Indonesia yang bisa kalian coba.

Selain itu, masakan Padang memang terkenal dengan cita rasa yang kuat dan menggugah selera, sehingga membuat aktivitas memasak di rumah jadi lebih seru dan menantang. Jadi, kenapa nggak coba resep ini di akhir pekan?

6 Makanan Enak Khas Sumatera Terbaik Favorit Seluruh Orang Indonesia

6 Makanan Enak Khas Sumatera Terbaik Favorit Seluruh Orang Indonesia

Sumatera, pulau yang kaya akan budaya dan tradisi, juga punya beragam kuliner yang menggugah selera. Setiap sudut Sumatera menyimpan kelezatan yang memikat, tak hanya bagi orang lokal tetapi juga bagi para wisatawan yang datang. Dari Aceh di ujung utara hingga Lampung di selatan, ada banyak makanan khas yang menjadi favorit banyak orang Indonesia. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak, berikut adalah 6 makanan enak khas Sumatera yang selalu jadi incaran banyak orang!

1. Rendang – Kuliner Ikonik dari Sumatera Barat

Rendang, siapa yang tidak kenal dengan makanan satu ini? Hidangan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan rempah-rempah khas Minangkabau ini sudah diakui dunia sebagai salah satu makanan terenak. Proses pembuatannya yang memakan waktu lama, membuat bumbu yang meresap sempurna ke dalam daging, menciptakan rasa yang kaya dan penuh.

Rendang sering kali dijadikan hidangan utama dalam berbagai acara, mulai dari pernikahan hingga acara adat. Tak heran kalau makanan ini sudah menjadi simbol kekayaan budaya Sumatera Barat. Cita rasa pedas, gurih, dan sedikit manisnya sangat cocok dengan nasi putih yang pulen. Kamu pasti tidak bisa berhenti makan saat mencicipinya!

2. Pempek – Makanan Khas Palembang yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu

Jika kamu suka makanan yang terbuat dari ikan, Pempek adalah salah satu kuliner khas Sumatera Selatan yang wajib kamu coba. Terbuat dari adonan ikan dan tepung sagu, Pempek memiliki berbagai variasi seperti Pempek kapal selam, Pempek lenjer, dan Pempek adaan. Ciri khas dari Pempek adalah kuah cuka yang asam manis, membuat rasa pempek semakin sempurna.

Tidak hanya di Palembang, pempek juga mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, bahkan di luar negeri. Cita rasa gurih dan kenyal dari pempek dipadukan dengan pedas dan asamnya kuah cuka memang sangat menggoda lidah. Apalagi jika dinikmati bersama telur rebus di dalamnya, rasanya semakin menggugah selera!

3. Soto Padang – Kuah Gurih yang Menyegarkan

Makanan khas Sumatera Barat ini memang sering di anggap sebagai hidangan yang bisa memanjakan perut di segala cuaca. Soto Padang terbuat dari daging sapi yang di masak dengan bumbu khas yang kaya rempah, lalu di sajikan dengan kuah bening yang gurih. Biasanya, soto Padang juga di lengkapi dengan ketupat atau nasi.

Keistimewaan dari Soto Padang adalah perpaduan rempah yang tidak hanya membuatnya lezat, tetapi juga memiliki rasa yang segar dan tidak membuat enek. Di tambah lagi dengan tambahan bawang goreng dan sambal, menjadikan Soto Padang lebih nikmat setiap kali di seruput.

4. Gulai Ikan Patin – Hidangan Segar dari Sumatera Selatan

Ikan patin merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak di budidayakan di Sumatera Selatan. Salah satu cara memasak ikan patin yang paling terkenal adalah dengan gulai. Gulai ikan patin memiliki kuah yang kental dengan rasa pedas, gurih, dan sedikit asam. Bumbu yang di gunakan pun cukup beragam, mulai dari kunyit, cabai, hingga daun kunyit dan daun salam.

Gulai ikan patin ini sangat cocok di santap dengan nasi putih hangat. Keunikan gulai patin adalah rasa pedas dan kuahnya yang agak kental, tapi tetap enak dan tidak terlalu berlebihan. Bagi pecinta makanan pedas dan ikan, gulai ikan patin adalah pilihan yang tepat. Jika kalian ingin mencoba buat hidangan sumatera ini sendiri, baca disini Resep Gulai Ikan Patin Rumahan, Salah Satu Hidangan Terbaik Warung Makan Padang!

5. Mie Aceh – Makanan Pedas dari Tanah Rencong

Mie Aceh adalah hidangan mie yang memiliki cita rasa pedas dan kaya akan bumbu. Hidangan yang satu ini berasal dari Aceh dan terdiri dari mie kunir yang di masak dengan berbagai pilihan bahan seperti daging sapi, daging kambing, hingga seafood. Rasanya yang pedas dan gurih sangat cocok untuk kamu yang suka makanan yang menantang lidah.

Mie Aceh di sajikan dengan kuah yang kental atau bisa juga di sajikan dalam bentuk mie goreng. Biasanya, Mie Aceh di lengkapi dengan acar, kerupuk, dan irisan daun bawang. Salah satu hal yang menarik dari Mie Aceh adalah rasa pedasnya yang tak tertahankan. Paduan rempah yang kuat dalam mie ini membuatnya selalu menjadi favorit bagi pencinta kuliner pedas.

6. Bika Ambon – Kue Khas Medan yang Manis dan Kenyal

Bika Ambon merupakan makanan penutup yang sudah sangat terkenal dari Medan, Sumatera Utara. Kue yang satu ini terbuat dari bahan dasar telur, santan, tepung sagu, dan gula. Yang membuat Bika Ambon unik adalah teksturnya yang kenyal dan berongga di dalam, serta aroma khas dari daun pandan yang wangi.

Bika Ambon umumnya di sajikan sebagai oleh-oleh khas Medan, dan tak jarang menjadi hidangan saat acara-acara tertentu. Rasanya yang manis dan lembut membuat Bika Ambon sangat di gemari oleh banyak orang. Kini, Bika Ambon bisa dengan mudah di temukan di berbagai daerah di Indonesia, meski asalnya tetap di Medan.

Makanan Sumatera: Kenikmatan yang Tak Terlupakan

Makanan enak khas Sumatera memang sangat kaya dan beragam. Dari setiap daerah, terdapat makanan khas yang memiliki cita rasa unik dan khas, baik itu manis, gurih, pedas, maupun asam. Setiap makanan membawa cerita tentang budaya dan sejarah daerah tersebut, serta menunjukkan betapa kuatnya pengaruh rempah-rempah dalam masakan Indonesia.

Bagi kamu yang belum pernah mencoba makanan khas Sumatera, ini adalah saat yang tepat untuk mulai menjelajahi ragam cita rasa yang ditawarkan. Siapa tahu, makanan-makanan tersebut bisa jadi menu favoritmu selanjutnya.

Cara Menjaga Gizi Seimbang

8 Cara Menjaga Gizi Seimbang untuk Anak yang Susah Makan

Sebagai orang tua, kadang kita dibuat pusing saat anak mulai susah makan. Mulai dari menolak sayur, cuma mau makanan manis, sampai lebih tertarik main daripada makan. Padahal, gizi seimbang adalah kunci utama tumbuh kembang anak yang optimal. Dengan asupan nutrisi yang tepat, anak bisa lebih aktif, tidak mudah sakit, dan memiliki perkembangan otak yang maksimal.

Cara menjaga gizi seimbang untuk anak sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Intinya, semua zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral harus terpenuhi dengan porsi yang sesuai kebutuhan usia anak. Tapi tentu, untuk anak yang pilih-pilih makanan, dibutuhkan strategi khusus agar proses ini berjalan lebih mudah dan menyenangkan.

1. Sajikan Makanan dalam Porsi Kecil Tapi Sering

Banyak anak yang merasa cepat kenyang kalau disodori makanan dalam porsi besar. Jadi, salah satu cara menjaga gizi seimbang yang bisa dicoba adalah dengan menyajikan porsi kecil tapi lebih sering. Misalnya, daripada makan tiga kali besar, ubah jadi lima kali makan kecil — tiga kali makan utama dan dua kali camilan sehat.

Camilan bisa berupa potongan buah, yoghurt, roti gandum, atau biskuit tinggi serat. Selain membuat anak tidak bosan, cara ini juga membantu tubuhnya tetap mendapat asupan energi secara stabil sepanjang hari.

2. Kreasikan Menu yang Menarik dan Berwarna

Anak-anak cenderung makan dengan mata terlebih dahulu. Jadi, tampilan makanan yang menarik bisa membuat mereka lebih tertarik untuk mencobanya. Campurkan sayuran berwarna cerah seperti wortel, jagung, dan brokoli ke dalam bentuk lucu — misalnya dibuat omelet wajah tersenyum atau nasi pelangi.

Selain menambah nafsu makan, cara ini juga efektif menjaga keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan vitamin. Kombinasi warna pada makanan biasanya mencerminkan beragam kandungan gizi, jadi semakin berwarna, semakin baik pula nilai gizinya.

3. Ajak Anak Terlibat dalam Proses Memasak

Terkadang, anak jadi lebih semangat makan kalau dia merasa punya “andil” dalam menyiapkan makanannya. Ajak mereka memilih bahan di pasar atau membantu mengaduk adonan di dapur. Cara ini bukan hanya mempererat hubungan emosional, tapi juga mengenalkan mereka pada berbagai jenis makanan bergizi.

Misalnya, saat membuat salad buah, biarkan anak memilih buah favoritnya seperti apel, melon, atau anggur. Dengan begitu, mereka belajar bahwa makan sehat itu menyenangkan dan penuh pilihan, bukan paksaan.

4. Jangan Lupakan Sumber Protein Hewani dan Nabati

Protein adalah nutrisi penting yang berperan besar dalam pertumbuhan otot dan jaringan tubuh. Salah satu cara menjaga gizi seimbang untuk anak adalah memastikan mereka mendapatkan sumber protein yang bervariasi, baik dari hewani maupun nabati.

Kamu bisa menambahkan telur, ayam, ikan, tempe, atau tahu dalam menu harian. Bila anak kurang suka lauk tertentu, coba ubah bentuknya. Misalnya, ayam bisa dibuat nugget rumahan tanpa pengawet, sedangkan tahu bisa dijadikan perkedel tahu sayur. Kuncinya, jangan bosan bereksperimen dengan rasa dan tampilan.

Baca Juga: 9 Street Food Khas Asia yang Bisa Kamu Coba Tanpa Keluar Negeri

5. Hindari Memaksa Anak Makan

Sering kali, orang tua memaksa anak untuk makan saat mereka menolak. Padahal, memaksa justru bisa membuat anak semakin trauma dengan waktu makan. Lebih baik, biarkan mereka makan sesuai ritme dan keinginan, selama tetap dalam pengawasan.

Kamu bisa menyiapkan alternatif makanan sehat yang tetap menggugah selera. Misalnya, jika anak tidak mau makan nasi, coba sajikan kentang rebus, pasta gandum, atau bubur kacang hijau. Cara menjaga gizi seimbang bukan hanya tentang jenis makanan, tapi juga bagaimana kita membangun hubungan positif anak terhadap makanan.

6. Pastikan Anak Mendapatkan Asupan Cairan yang Cukup

Cairan juga bagian penting dari gizi seimbang. Anak yang kekurangan cairan bisa kehilangan energi dan sulit fokus. Jadi, pastikan anak minum air putih secara rutin. Bila anak mudah bosan dengan air putih, kamu bisa menambahkan potongan buah seperti lemon atau stroberi agar rasanya lebih menarik.

Hindari memberikan minuman manis berlebihan seperti soda atau sirup. Meskipun anak suka, minuman tinggi gula justru bisa menurunkan nafsu makan dan menyebabkan berat badan tidak seimbang.

7. Jadikan Waktu Makan Sebagai Momen Menyenangkan

Waktu makan seharusnya jadi momen yang santai dan menyenangkan, bukan ajang negosiasi atau paksaan. Duduk bersama keluarga di meja makan tanpa gangguan gadget bisa membantu anak fokus pada makanan. Ceritakan hal-hal seru atau ajak mereka berbicara tentang rasa makanan yang sedang disantap.

Dengan suasana yang hangat, anak akan merasa lebih nyaman dan cenderung mau mencoba makanan baru. Hal ini juga membantu membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini, bagian penting dari cara menjaga gizi seimbang dalam keluarga.

8. Perhatikan Kebutuhan Gizi Sesuai Usia Anak

Setiap usia anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Anak usia 1-3 tahun mungkin butuh lebih banyak lemak baik untuk pertumbuhan otak, sedangkan anak usia sekolah memerlukan lebih banyak zat besi dan kalsium. Jadi, penting untuk memahami porsi dan jenis makanan yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang mereka.

Misalnya, anak usia sekolah sebaiknya mendapat cukup zat besi dari daging merah, bayam, dan telur agar tidak mudah lemas. Sementara itu, susu dan produk olahannya tetap penting sebagai sumber kalsium untuk pertumbuhan tulang.

Memahami hal ini membantu orang tua menyesuaikan pola makan anak tanpa perlu stres berlebihan. Dengan cara yang alami dan penuh kesabaran, kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi meskipun mereka termasuk “picky eater”.

Street Food Khas Asia

9 Street Food Khas Asia yang Bisa Kamu Coba Tanpa Keluar Negeri

Asia di kenal sebagai surga kuliner jalanan. Dari ujung Jepang sampai ke Timur Tengah, setiap negara punya street food khas Asia yang menggoda dan bikin penasaran. Kabar baiknya? Kamu nggak perlu terbang jauh-jauh buat mencicipinya. Banyak dari jajanan khas Asia ini kini hadir di Indonesia—baik di kedai kecil, food court, festival kuliner, atau bahkan lewat aplikasi pesan antar. Yuk, intip makanan kaki lima Asia yang wajib kamu coba!

1. Takoyaki – Jepang

Kalau ngomongin street food Jepang, takoyaki pasti langsung masuk daftar teratas. Bola-bola adonan tepung berisi potongan gurita ini di masak dalam cetakan khusus dan di sajikan dengan saus manis gurih, mayones, serta taburan katsuobushi yang bergoyang saat terkena panas. Takoyaki adalah salah satu jajanan Jepang modern yang berhasil memikat lidah banyak orang di Indonesia.

Kamu bisa nemuin makanan kaki lima Jepang ini di stand mall, booth festival Jepang, bahkan di jajanan pinggir jalan yang menawarkan versi lokal dengan isian sosis atau keju. Nggak heran kalau street food khas Asia ini jadi favorit semua kalangan.

2. Tteokbokki – Korea Selatan

Kue beras kenyal bernama tteokbokki ini adalah ikon street food Korea Selatan. Biasanya dimasak dengan saus gochujang pedas manis, kadang di tambah fishcake dan telur rebus. Rasanya nendang dan bikin ketagihan, apalagi buat kamu pencinta makanan pedas Korea.

Di Indonesia, kamu bisa menemukan tteokbokki di berbagai restoran Korea, kafe ala K-Pop, atau stand jajanan Korea saat ada festival. Street food khas Asia Timur ini memang jadi incaran karena cita rasanya yang unik dan teksturnya yang chewy banget!

3. Martabak Murtabak – Timur Tengah & Asia Selatan

Martabak versi Indonesia mungkin sudah familiar, tapi tahu nggak kalau makanan ini sebenarnya berasal dari Timur Tengah dan Asia Selatan? Murtabak di kenal sebagai jajanan gurih berisi daging cincang, telur, dan rempah, di bungkus kulit tipis lalu di goreng garing.

Di beberapa restoran India dan kedai makanan Timur Tengah, kamu bisa merasakan versi autentiknya yang lebih berbumbu dan sering di sajikan dengan kuah kari. Street food muslim ini populer banget saat bulan Ramadan, terutama di pasar malam atau bazar kuliner.

4. Sate – Indonesia

Sate alias satay adalah makanan khas Indonesia yang sekaligus merupakan salah satu street food Asia paling terkenal di dunia. Potongan daging ayam, kambing, atau sapi di tusuk, dibakar, lalu disajikan dengan bumbu kacang, kecap, atau kuah khas daerah.

Setiap daerah di Indonesia punya versi uniknya sendiri—dari sate Padang yang pedas berkuah, sate Madura yang manis gurih, hingga sate lilit dari Bali yang di bumbui rempah khas. Sate bukan cuma jajanan lokal, tapi juga bagian dari identitas kuliner Nusantara yang mendunia.

Baca Juga: Mau Bisnis Food Truck? Ini Ide dan Perkiraan Modalnya

5. Char Kway Teow – Malaysia

Kalau kamu suka mie, cobain deh Char Kway Teow. Mie lebar khas Malaysia ini di goreng di atas wajan super panas bersama udang, tauge, kerang, telur, dan sosis Cina. Teknik memasak dengan api besar ini menciptakan aroma “wok hei” yang khas dan bikin nagih.

Street food Malaysia ini sudah mulai mudah di temui di Indonesia, terutama di restoran Asia Tenggara atau food court bertema kuliner Asia. Rasanya gurih, sedikit pedas, dan cocok buat kamu yang doyan mie khas Asia dengan sensasi smoky yang kuat.

6. Gyoza – Jepang

Selain takoyaki, gyoza juga termasuk jajanan Jepang yang populer. Dumpling berisi daging ayam atau babi cincang dan sayuran ini biasanya di panggang setengah lalu di kukus, menghasilkan bagian bawah yang renyah dan atas yang lembut.

Gyoza sering di sajikan sebagai pendamping ramen atau camilan ringan. Kamu bisa menemukan makanan ringan Jepang ini di restoran Jepang, kedai ramen, atau festival kuliner Jepang yang sering di adakan di kota-kota besar. Rasanya ringan tapi tetap kaya bumbu.

7. Bánh Mì – Vietnam

Bánh mì adalah contoh sukses dari kuliner fusion Asia dan Barat. Roti baguette khas Prancis diisi dengan daging panggang, pate, acar wortel dan lobak, mentimun, dan daun ketumbar. Perpaduan rasa gurih, segar, dan sedikit asam bikin sandwich ini beda dari yang lain.

Meski masih tergolong baru di Indonesia, beberapa kedai makanan Asia dan coffee shop kekinian sudah mulai menyajikan bánh mì. Roti khas Asia ini cocok buat kamu yang bosan nasi tapi tetap ingin kenyang dan puas.

8. Jianbing – Tiongkok

Jianbing mungkin belum sepopuler dim sum, tapi makanan ini adalah salah satu jajanan sarapan paling favorit di Tiongkok. Dibuat dari adonan tepung sorgum, di tambah telur, daun bawang, sambal, dan isian kerupuk atau daging, jianbing di masak seperti crepes gurih.

Street food Tiongkok ini mulai masuk ke restoran Asian fusion dan food stall modern di Indonesia. Cocok banget buat kamu yang ingin nyobain makanan unik dari China tanpa perlu ke Beijing!

9. Siomay & Dim Sum – Tiongkok – Indonesia

Siomay versi Indonesia memang sudah melegenda. Terbuat dari ikan tenggiri, di sajikan dengan tahu, telur, kol, dan pare, lalu di siram saus kacang yang gurih. Tapi tahukah kamu bahwa siomay berasal dari dim sum Tiongkok?

Di restoran dim sum, kamu bisa menemukan versi original dari siomay, hakau, bakpao, hingga pangsit kukus yang jadi bagian dari makanan kukus khas Asia Timur. Di Indonesia, versi halal dari dim sum ini mulai banyak tersedia, jadi semua orang bisa menikmatinya.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén